GIGI SAKIT….??….Bagaimana Mengatasinya..??


 

 

 

Mengatasi Sakit Gigi dan Gigi Berlubang

Menderita sakit gigi bukanlah pengalaman yang menyenangkan. Rasa sakitnya bahkan bisa membuat orang dewasa menangis. Gigi berlubang umumnya menjadi penyebab awal kita menderita sakit gigi. Sakit gigi menjadi problem kesehatan yang juga serius bagi banyak orang. Apa sebenarnya yang terjadi pada gigi kita saat menderita sakit gigi? Apa akibat lain dari gigi berlubang? Bagaimana cara mencegah sakit gigi?

 

Sakit Gigi

Gigi yang berlubang bukanlah disebabkan ulat seperti anggapan orang pada zaman dahulu. Teori ini bertahan hingga tahun 1700-an hingga Willoughby Miller seorang dokter gigi Amerika yang bekerja di Universitas Berlin menemukan penyebab pembusukan gigi. Ia menemukan bahwa lubang gigi disebabkan oleh pertemuan antara bakteri dan gula. Bakteri akan mengubah gula dari sisa makanan menjadi asam yang menyebabkan lingkungan gigi menjadi asam (lingkungan alami gigi seharusnya adalah basa) dan asam inilah yang akhirnya membuat lubang kecil pada email gigi.
Saat lubang terjadi pada email gigi, kita belum merasakan sakit gigi. Tetapi, lubang kecil pada email selanjutnya dapat menjadi celah sisa makanan dan adanya bakteri akan membuat lubang semakin besar yang melubangi dentin. Pada saat ini kita akan merasakan linu pada gigi saat makan. Bila dibiarkan, lubang akan sampai pada lubang saraf sehingga kita akan mulai merasakan sakit gigi. Proses ini tidak akan berhenti sampai akhirnya gigi menjadi habis dan hanya tersisa akar gigi.
Sakit gigi tidak dapat dipandang sebelah mata seperti anggapan beberapa orang, karena bila didiamkan, dapat membuat gigi menjadi bengkak dan meradang. Selain itu gigi berlubang dapat menjadi sarana saluran masuknya kuman penyakit menuju saluran darah yang dapat menyebabkan penyakit ginjal, paru-paru, jantung maupun penyakit lainnya.
Agar tidak semakin bertambah parah, maka bila Anda memiliki gigi berlubang sebaiknya Anda segera mengunjungi dokter gigi untuk mengobatinya. Walaupun banyak orang tidak suka pergi ke dokter gigi dengan alasan tidak peduli dengan keadaan gigi, khawatir biayanya mahal, takut atau malu diejek karena gigi yang rusak, namun pergi ke dokter gigi adalah solusi terbaik untuk mengatasi sakit gigi. Gigi berlubang tidak dapat sembuh dengan sendirinya. Walaupun, mungkin setelah menderita sakit gigi, rasa sakitnya dapat hilang tetapi tidak memperbaiki keadaan gigi. Gigi akan tetap berlubang, bahkan lubangnya akan terus semakin membesar.

Menambal Gigi dan Cabut Gigi


Menambal Gigi dan Cabut Gigi

 

 

 

Mencegah Gigi Berlubang

Untuk mencegah terjadinya lubang pada gigi, Anda dapat melakukan langkah-langkah berikut:

  • Memeriksa gigi secara rutin

    Kunjungi dokter gigi setiap 6 bulan sekali walaupun Anda tidak merasakan sakit gigi. Hal ini diperlukan agar dokter dapat mendeteksi lubang kecil yang terjadi pada gigi dan dapat ditangani segera agar lubang tidak semakin besar. Dapat juga dideteksi bagian gigi yang tidak rata atau berlekuk yang dapat menyebabkan gigi sulit dibersihkan.

  • Menyikat gigi secara teratur dan pada waktu yang tepat

    Pagi hari setelah sarapan dan malam sebelum tidur adalah waktu yang tepat untuk menyikat gigi. Air liur tidak banyak keluar pada waktu kita tidur, sehingga gigi akan rusak bila Anda membiarkan sisa makanan pada gigi tanpa menyikatnya. Air liur berguna untuk memlinfungi gigi dari bakteri penyebab gigi berlubang.

  • Menyikat gigi dengan cara yang benar

    Walau menyikat gigi telah dilakukan secara teratur namun bila dilakukan dengan cara yang tidak benar, tentu hasilnya tidak akan maksimal. Cara yang benar adalah dengan menyikat ke arah bawah untuk gigi depan (gigi seri) bagian atas, menyikat gigi ke arah atas untuk gigi depan bagian bawah dan menyikat secara mendatar untuk gigi geraham. Menyikat gigi geraham hendaknya dilakukan lebih lama, karena pada gigi ini berpotensi menempelnya sisa-sisa makanan.

  • Kumur setelah makan

    Menyikat gigi tidak mungkin dilakukan sehabis kita makan, maka cara terbaik adalah berkumur-kumur agar sisa makanan tidak terus menempel dan mengurangi keadaan asam dalam gigi.

  • Gunakan benang gigi untuk mengeluarkan sisa makanan

    Sisa makanan yang tertinggal, hendaknya tidak dikeluarkan dengan menggunakan tusuk gigi. Penggunaan tusuk gigi dapat menyebabkan celah antar gigi semakin besar disamping dapat menyebabkan luka pada gusi.

  • Pilih pasta gigi yang mengandung fluorida

    Menggunakan pasta gigi yang mengandung fluorida. Zat ini merupakan salah satu bahan pembentuk email gigi. Adanya zat ini dapat mencegah pembusukan pada gigi.

  • Makan makanan yang berserat

    Mengkonsumsi sayuran atau buah terbukti dapat membuat gigi lebih kuat dan mencegah terjadinya gigi berlubang.

  • Kurangi makanan yang mengandung gula dan tepung

    Makanan jenis ini bila tertinggal di gigi dan adanya bakteri akan menyebabkan asam yang membuat gigi berlubang.

Langkah yang umumnya akan diambil dokter gigi adalah menambal gigi yang rusak, bila lubangnya belum terlalu besar. Tetapi, bila kita merasakan sakit gigi, proses penambalan tidak dapat langsung dilakukan karena dengan demikian gas dalam gigi tidak dapat keluar. Dokter akan memberikan obat penghilang rasa sakit atau akan mematikan saraf gigi agar kita tidak tersiksa dengan rasa sakitnya. Pada kunjungan selanjutnya barulah gigi akan dibersihkan dan ditambal sementara, penambalan secara permanen dilakukan pada kunjungan berikutnya lagi.
Bila lubang terlalu besar dan tidak memungkinkan untuk ditambal, berarti gigi harus dicabut. Sama seperti proses penambalan gigi, maka gigi juga tidak dapat langsung dicabut saat gigi masih terasa sakit. Hal ini disebabkan saat kita merasakan sakit gigi, maka obat anestesi (obat kebal agar tidak terasa sakit saat gigi dicabut) tidak dapat menembus akar gigi, sehingga saat dicabut akan menyebabkan sakit yang luar biasa. Proses pencabutan gigi baru bisa dilakukan saat gigi sudah tidak terasa sakit dan untuk menghilangkan rasa sakit dokter akan mematikan saraf gigi.

JENIS BEHEL GIGI


A .BRACKET FASHION

bracket fashion memiliki berbagai macam bentuk yang bagus diantaranya:
1. Bracket Mickey
2. Bracket Bunga
3. Bracket Bulan
4. Braket Bintang

Harga bracket fashion: Rp.3.750.000
(istimewa )

Dan masih banyak bentuk-bentuk bracket yang lain.

B. WHITE BRACKET (BRACKET PUTIH)

Harga White Bracket: 3.500.000

Bracket yang berbeda dengan yang silver. Memiliki warna putih yang elegan

C. Juga beberapa info lagi, bahwa untuk karet (Power O dan Power Chain) banyak pilihan warna dan bermacam -macam bentuk karetnya
Ini beberapa menu yang kami tawarkan untuk pemasangan behel gigi:

1. Behel Standard : Rp. 3.000.000,-
2. Behel Mini : Rp. 3.500.000,-
3. Behel transparan/keramik :Rp. 5.500.000,-
4. Behel Lepasan : Rp. 500.000,-/Rahang

Dan juga pembrsihan karang gigi:
1 Scaling (pembersihan karang Gigi) : Rp. 100.000,-
Untuk pemasangan Gigi tiruan:
1. Permanent : A. All Ceramic (Gigi Depan) : Rp. 350.000,-/Gigi
B. Porcelain : Rp. 250.000,-/Gigi

2. Lepasan : A. Akrilik : Rp. 100.000,-/Gigi+Basis Rp. 250 Rb
B. Flexy : Rp. 200.000,-/Gigi+Basis Rp. 250 Rb

Khusus pemasangan BEHEL semua bisa dicicil
DP 50% bisa langsung dipasang
HUB SUCIPTO 085646833214 OR 082142831890

PENTINGNYA KECANTIKAN GIGI


DAPATKAN DISKON 10%  Di TEMPAT KAMI
” CIPTO DENTAL”
Jasa / Pelayanan :
1. Merapikan Gigi dengan Behel / Kawat Gigi ( Orthodontic )
2. Pasang Gigi Tiruan / Palsu ( Prosthodonsia )
3. Bleaching / Perawatan & Pemutihan Gigi ( Estetic Dentistry )
( dengan dokter gigi yang sudah berpengalaman).

1. BEHEL ( ORTHODONTIC )

GIGI MAJU/MUNDUR BISA DIRAPIKAN !!!

Orthodontic (Behel), merupakan cara cepat dalam merapikan dan mengatur posisi gigi untuk dimajukan ataupun dimundurkan agar tampil indah dan sempurna secara permanen.

Hanya Sekitar 8 bulan sudah dapat dirasakan hasil / perubahannya.
HARGA PEMBUATAN DAN PEMASANGAN BEHEL :
DENGAN Dokter Gigi yang sudah berpengalaman.
1. Bracket Metal : Rp 5.000.000,- Harga paket, biaya kontrol gratis, selama perawatan.
2. Bracket Porselen (Mirip Gigi Asli) : Rp 3.000.000,-
3. Bracket Transparan : Rp 3.000.000,-

 

 

BEHEL dgn Variasi HELLO KITTY dan MICKI MOUS

MODEL BEHEL BINTANG

 

CONTOH BEHEL LEPASAN
(Potongan Harga Pemasangan apabila Pasang Behel Rahang Atas & Bawah secara Bersamaan)

HARGA PEMASANGAN KAWAT GIGI BIASA / BEHEL LEPASAN.
1. Model Lurus : Rp 1.000.000,- ( ortho biasa ) untuk Rahang atas dan Rahang bawah.
2. Model Pagar : Rp 1.500.000,- ( behel lepasan / behel fasien). untuk Rahang Atas dan Rahang Bawah.

Sistem Pembayaran :
Selain Tunai dapat dilakukan sebanyak 3 (tiga) kali yaitu :
– 50% pada saat cetak dan ukur rahang
– 30% pada saat pemasangan
– 20% pada saat kontrol pertama (1-2 Minggu setelah Pemasangan)

2. PASANG GIGI TIRUAN / PALSU ( PROSTHODONSIA )

Gigi Tiruan (Palsu) digunakan sebagai pengganti gigi anda yang telah tanggal karena mengalami kerusakan gigi.
Bahan Gigi Tiruan (Palsu) bermacam-macam, antara lain terbuat dari bahan Plastik, Akrilik, dan Porsellen.

Harga bervariasi berdasarkan bahan yang dipakai :
1. Bahan Plastik harga Rp 75.000/gigi.
2. Bahan Akrilik harga Rp 150.000/gigi.
3. Bahan Porselen harga Rp 250.000/gigi.

Harga merupakan biaya pembuatan berikut pemasangannya.

D i j a m i n K u a t & A w e t – Garansi 2 tahun
Kami Menggunakan bahan dengan kualitas terbaik sehingga kami beri GARANSI perbaikan & ganti baru apabila Gigi Tiruan tersebut tidak nyaman dipakai

3. PASANG VALPLAST ( GUSI LENTUR )

Valplast atau biasa disebut Gusi Lentur merupakan Gusi Buatan hasil olah laboratorium. Gusi buatan ini cukup elastis sebagai penyangga gigi tiruan yang dicetak sesuai dengan ukuran gusi anda sehingga sangat memberikan kenyamanan bagi gusi pada saat anda menikmati makanan keras sekalipun.

Harga pembuatan dan pemasangan Valplast, Rp 500.000,- untuk gigi pertama, selanjutnya per gigi hanya Rp. 300.000,-


Gigi super kuat dan anti pecah, serta anti BAU !!

DIJAMIN !!

4. PERAWATAN & PEMUTIHAN GIGI ( BLEACHING / ESTHETIC DENTISTRY )

Adalah salah satu keahlian kami untuk merawat dengan membersihkan gigi anda dari karang gigi. Memutihkan gigi tanpa merusak lapisan email pada gigi anda.
Membuat anda tampil lebih percaya diri dengan gigi tampak lebih putih alami.
Harga Perawatan mulai Rp 350.000,-

Konsultasikan permasalahan dan keinginan anda kepada kami agar kami dapat memberikan layanan terbaik bagi anda.
Hub:SUCIPTO

No Hp :085646833214 or 082142831890

CATAT NOMOR TELEPON KAMI dan Segera Hubungi untuk mendapatkan Informasinya Selengkap Mungkin. Penjelasan ,pemasangan  kontrol rutin dapat ke LAB MINI DENTAL  jalan Gubeng Masjid Timur SGO 4H

 

TIPS MERAWAT GIGI BEHEL


TIP MERAWAT GIGI BEHEL





Banyak yang bilang Pasang behel bisa bikin kurus, males makan, sering sariawan.

Sebenarnya penderitaanya cuma 2 minggu pertama kok krn mulut ga terbiasa dengan benda asing di gigi kita, jadi bisa timbul sariawan. Tapi bisa disiasati dengan wax ortho (berupa lilin untuk menutupi bagian yang tajam).

Saat sariawan juga harus siap obat sariawan seperti albothyl atau kenalog dipakai malam hari. Tapi saat ini sudah ada kok tekhnologi merapikan gigi terbaru yang tidak bikin sariawan, seperti pake behel biasa yaitu Invisalign.

Untuk masalah males makan itu karena pada saat gigi ditarik pasti rasanya ngilu2 kalo gigit sesuatu, terutama di awal2 kontrol. Tapi setelah beberapa hari pasti udah ga lagi, apalagi makanannya enak lupa deh kalo pake behel hihihi…

Biar Behel kita awet hindari makanan yang keras-keras seperti kacang ,wortel mentah, batu, kayu loh loh salah ya hehehe.. Kalo makan juga sebaiknya dipotong terlebih dahulu, jangan memotongnya pake gigikita soalnya behel kita bisa lepas sebelum waktunya.

Kenapa sih repot amat yah, secara behel ga bisa dipakai lagi kalo uda dicopot karena uda ada lemnya, jadi harus diganti baru. Kadang ada dokter yang baik yang ga mencharge biaya tambahan dengan copotnya behel, tapi ada juga yang mencharge biaya lumayan.. Sayang khan… (2008-06-06) Heii ada berita bagus nich, kemarin ngobrol dengan Drg ku , ternyata behel bisa dilepas dan dipasang lagi kok asal behelnya tidak rusak/ bengkok ( coba perhatiin deh, ada 4 behel yang punya sayap :) kaya burung aja, punya sayap hihi ). Pernah ada pasiennya mau menikah, jadi behelnya dicopot dulu… udah selesai pestanya dipasang lagi deh.. Syukurlah jadikita ga perlu khawatir yah, kalo sewaktu-waktu behelnya perlu dilepas.. Biasanya dokter pakai alat untuk membakar lem yang ada di behel, secara behel tahan panas jadi ga rusak.. Setelah lemnya lepas dipakai lagi deh… :)

Sikat Gigi Khusus & Pasta Gigi

Sikat gigi yang dipakai khusus untuk orthodontik bentuknya kecil dan bulu sikatnya halus…

Selain itu ada sikat tambahan untuk sela2 gigi, karena orang yang pake behel biasanya terbentuknya karang gigi menjadi lebih cepat.

Disarankan juga pakai dental floss jika perlu.

Untuk pasta gigi yang dipakai sebaiknya yang mengandung Baking Soda dan Perlindungan ekstra terhadap gigi berlubang . Pokoknya pilih yang komplit deh biar lebih bersih, ga cepet bolong, dan ga ada karang gigi lagi…

Kenapa harga behel mahal?

Behel yang kita pakai itu mengandung stainless steel dikombinasikan dengan nickel titanium http://en.wikipedia.org/wiki/Dental_braces .Yang jelas logam ini tahan panas, tahan dingin, tahan karat. Selain itu barang-barangnya masih diimport, bikin hrgnya jadi melambung. Macem-macemnya Time brackets dari American Orthodontics, SmartClipTM Brackets dari 3M Unitek, SPEED, atau Damon brackets.

Pentingnya Perawatan Gigi Pada (Calon) Ibu Hamil


Pentingnya Perawatan Gigi Pada (Calon) Ibu Hamil

 

Anda berencana segera hamil dalam waktu dekat? Hmmm, sebaiknya cek ke dokter gigi, apakah semuanya baik-baik saja. Jika ada gangguan, biar dapat segera tertangani dan tak menjadi ganjalan pada masa kehamilan.

Pasalnya, ibu hamil yang mengalami sakit gigi kronis atau berat berisiko untuk melahirkan bayi berat lahir rendah (BBLR) karena pertumbuhannya terganggu, demikian menurut Heather Jaret, dari University of North Carolina di Chapel Hill, Amerika Serikat dalam presentasinya di Asosiasi Internasional untuk penelitian gigi. Sementara Dr. Steven Offenbacher, Direktur Center of Oral and Systemic Diseases di Universitas yang sama menjelaskan bahwa risiko tersebut sama kuatnya dengan risiko akibat merokok atau pemakaian alkohol.
Para ahli mencari hubungan antara penyaki di gusi dengan bayi beral lahir rendah, dengan melihat kejadian selama 5-6 tahun belakangan. Penelitian dilakukan dengan memeriksa kesehatan gigi dan mulut pada 850 wanita hamil, dengan usia dua puluh tahunan, sebelum usia kehamilan 26 minggu. Setelah itu diperiksa kembali dalam waktu 48 jam setelah persalinan.

Penelitian ini juga memperhitungkan kontrol dan berbagai risiko, seperti umur, status merokoknya serta persalinan dini yang pernah dialami sebelumnya.

Penelitian itu menemukan bahwa peningkatan risiko dari bayi berat lahir rendah dan hambatan pertumbuhan janin terlihat kurang jika gangguan di gigi dan gusi memang ringan. Risiko itu menjadi signifikan jika penyakit giginya lebih berat.

Hubungan langsung antara penyakit gusi dan gigi mempengaruhi bayi memang belum diketahui dengan jelas, namun diperkirakan hal ini berhubungan dengan adanya respons terhadap bengkaknya gusi. Juga belum ada penelitian untuk membuktikan bahwa perawatan penyakit pada gusi dapat mengurangi efek negatif pada janin. Sekalipun begitu, dengan penelitian ini sebaiknya kita lebih memperhatikan kesehatan mulut dan gigi selama kehamilan berlangsung.

Nah, jangan sepelekan keluhan gigi, sekalipun ’hanya’ gigi yang terasa nyeri atau berlubang…

Kesehatan GIGI dan GUSI – Kenapa Begitu Penting


Kesehatan GIGI dan GUSI – Kenapa Begitu Penting

diambil dari forum tentangga http://www.bintangmawar.net/forum

Berkaca Pada Kasus Leysus

PELAWAK kondang Leysus yang memiliki nama asli Winarso, meninggal dunia awal Januari lalu di usia relatif muda, 43 tahun. Kematiannya bukan saja meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan dunia lawak Indonesia, tetapi juga menyisakan tanda tanya mengenai penyebab kematiannya.

Mula-mula ia dikabarkan sakit gigi biasa. Ditambalkan malah bengkak. Dibawa lagi ke dokter gigi, disarankan minum obat. Rasa sakit agak reda sebentar, tetapi bengkaknya semakin besar. Karena sudah kumat-kumatan, keluarga tidak terlalu cemas dengan sakit gigi Leysus. Sampai kemudian muncul gejala aneh: tiba-tiba Leysus merasakan lunglai pada sebelah kaki dan tangannya. Bicaranya cedal. Ia terkena gejala stroke.

Kepada beberapa media infotainment dan media cetak, keluarga Leysus menuturkan bahwa semua itu berawal dari sakit gigi. Hal tersebut diperkuat oleh pernyataan seorang dokter yang merawat Leysus, bahwa pelawak asal Malang ini mengidap kanker otak yang sudah menyebar (metastase), dipicu oleh giginya yang terinfeksi.

Tentu saja kasus kematian Leysus yang berawal dari tambalan gigi, menimbulkan kekhawatiran pada sebagian masyarakat. Benarkah infeksi gigi bisa menyebar ke organ-organ vital tubuh? Benarkah stroke dapat bersumber dari gigi yang bermasalah? Bagaimana duduk perkaranya?

Teori Focal Infeksi

Jawaban atas pertanyaan di atas, bisa dirunut dari teori focal infeksi yang banyak mendapat perhatian selama abad 19 dan awal abad 20. Teori ini menyebutkan bahwa infeksi di rongga mulut bertanggungjawab atas inisiasi dan progresi berbagai penyakit inflamasi seperti radang sendi, tukak lambung, dan radang usus buntu.

Kemajuan dalam klasifikasi dan identifikasi kuman bakteri rongga mulut dan bidang imunologi, semakin meyakinkan adanya peran penting infeksi gigi terhadap berbagai penyakit sistemik seperti penyakit jantung dan pembuluh darah, penyakit paru, penyakit gula, stroke, kanker, dsb. Juga menjadi semakin jelas bahwa gigi dan rongga mulut dapat menjadi tempat asal bagi desiminasi mikroorganisme penyebab penyakit ke bagian tubuh lain.

Sejumlah studi epidemiologis mengusulkan bahwa infeksi rongga mulut, khususnya radang gusi (gingivitis) dan jaringan pendukung gigi(periodontitis) merupakan suatu faktor risiko bagi penyakit sistemik.

Jumlah bakteri di rongga mulut mencapai ratusan juta. Xiajing Li dkk (2000) mencatat lebih dari 1011 bakteri dalam setiap miligram plak gigi. Plak adalah semacam lendir yang senantiasa menempel pada permukaan gigi. Memang tidak semua bakteri rongga mulut membahayakan. Sebagian besar justru dibutuhkan sebagai flora normal mulut. Bakteri yang potensial menimbulkan penyakit gigi, dan banyak pula dijumpai pada penyakit sistemik yaitu golongan bakteri anaerob gram negatif. Antara lain, P. Gingivalis, B. Intermedius, dan A. Actinomycetemcommitans. Bakteri-bakteri ini dominan pada radang gusi dan radang sekitar ujung akar gigi sampai terjadi bengkak bernanah abses) seperti dialami almarhum Leysus.

Penyebaran Lewat Darah

Bakteri rongga mulut dapat menyebar melalui aliran darah, disebut bakteriemia. Yang menyebar bisa bakteri itu sendiri maupun racun yang dihasilkannya (endotoxin/exotoxin).

Beberapa penelitian mengenai bakteriemia ini layak disimak. Bakteriemia diamati pada 100% pasien setelah cabut gigi, 70% setelah pembersihan karang gigi, pada 55% setelah pembedahan gigi geraham bungsu, 20% setelah perawatan akar gigi, dan 55% setelah operasi amandel.

Penelitian melibatkan 735 anak-anak yang menjalani perawatan gigi busuk, menemukan 9% anak-anak mengalami bakteriemia. Penelitian lain menunjukkan penyebaran bakteri setelah perawatan akar gigi. Dan, kurang dari 1 menit setelah prosedur rongga mulut, kuman dari gigi yang terinfeksi telah mencapai jantung, paru, dan sistem kapiler darah tepi.

Pada kondisi kesehatan mulut normal, hanya sejumlah kecil bakteri fakultatif dan tidak membahayakan masuk ke dalam aliran darah. Namun, pada kondisi kebersihan mulut jelek, jumlah bakteri pada permukaan gigi meningkat 2-10 kali lipat. Sehingga peluang terjadinya bakteriemia juga lebih besar. Kecuali lewat bakteriemia, adanya rangkaian reaksi imunologis yang dipicu oleh infeksi di rongga mulut, merupakan penjelasan lain mengapa problem gigi dapat merambat ke penyakit-penyakit serius sampai berujung kematian seperti almarhum Leysus.

Gigi dan gusi sebetulnya tidak melekat erat, melainkan ada celah sekitar 2 mm disebut kantung gusi (sulcus gingiva). Daerah inilah yang paling rentan terjadi infeksi bakteri dan peradangan, sehingga timbul penyakit periodontal. Tanda-tandanya: gusi memerah, bengkak, mudah berdarah, mungkin disertai kegoyahan gigi.

Grossi dan Genco (1998) mengemukakan 17 macam penyakit sistemik yang berhubungan langsung dengan penyakit periodontal, termasuk penyakit gula, jantung, kanker dan stroke. Beberapa penelitian retrospektif membuktikan, pasien penyakit jantung, stroke, DM, umumnya kebersihan mulutnya lebih jelek dibanding pasien normal. Dari uraian di atas dapat disimpulkan, bahwa gigi dan mulut bisa menjadi pemicu dan memperparah berbagai penyakit sistemik.

Menjaga kesehatan gigi dan mulut sangat penting bukan saja untuk mencegah penyakit oral, melainkan juga untuk memelihara kesehatan umum yang baik. Kematian pelawak kondang Leysus, hendaknya menjadi cermin bagi kita semua supaya lebih care dalam ‘menjaga mulut’ dan seisinya.

 

http://www.ibnusabil1.blogspot.com